Pembinaan Rohani Islam Edisi Ketiga Juni 2021, Fiqih Shalat Jadi Topik Pembahasan

WhatsApp Image 2021 06 17 at 08.38.37 3

Banjarmasin, Humas_Info - Di minggu ke-3 bulan Juni, hari Kamis (17/6) jajaran Kanwil Kalsel memulai aktivitas pagi dengan kegiatan rohani, yakni shalat dhuha dan tausyiah yang rutin dilakukan setiap hari Kamis di tiap minggunya. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Wilayah ini diawali dengan shalat dhuha yang dilakukan oleh seluruh perangkat Kantor Wilayah, mulai dari Kepala Kantor Wilayah, Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, JFT, JFU, CPNS, dan PPNPN (Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri).

Setelah melaksanakan shalat dhuha berjamaah yang diimami oleh Ustad Fadli, Tejo Harwanto selaku Kepala Kantor Wilayah menyampaikan beberapa hal terkait giat kerohanian islam. "Nantinya Kanwil Kalsel akan membentuk majelis dan ada pembinaan terkait rohani Islam. Setiap Kamis akan diadakan shalat Dhuha berjamaah dan akan diadakan rundown yasinan ke rumah-rumah pegawai sebagai bentuk pembinaan rohani Islam di Kanwil dan mengagendakan hal tersebut dalam rapat," ujarnya.

Untuk agama lain, Kakanwil juga dapat menyesuaikan dan mempersilahkan untuk dapat membentuk kelompok pembinaan terhadap agamanya masing-masing dan harapan dengan terlaksananya pembinaan rohani di Kantor Wilayah. ”Semoga dengan diadakannya kegiatan ini Kanwil mendapat barokah, pahala, diangkat derajatnya melalui ilmu yang bermanfaat, rezeki yang berkah, serta dapat menjalankan amanah pada jabatan yang diemban. Kita ingin mengubah pandangan masyarakat, bahwa PNS itu tidak malas, dan dapat membuktikan kepada masyarakat luar, bahwa PNS tidak sejelek apa yang dibayangkan oleh masyarakat,” harap Kakanwil.

Di awal tausyiahnya, Ustadz Fadli menyebutkan potongan surat Az-Zariyat : 56 “wa maa khalaqtul-jinna wal-insa illa liya'budun” , dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. Kita sebagai umat manusia disuruh menuntut ilmu agar tidak muncul sifat sombong dan perbuatan buruk lainnya. Dan sembahyang mampu mencegah perbuatan keji dan munkar. Pembahasan kali ini adalah tentang fiqih dalam melakukan shalat. “Jika selama ini kita shalat, namun masih ada kemungkaran, maka masih terdapat tata cara shalat yang salah. Fiqih merupakan tata cara yang benar dalam pengamalan ibadah. Dasar ibadah adalah ilmu, agar ibadah diterima, maka ilmu wajib dituntut dan hukumnya fadhu ‘ain,” jelasnya.

“Shalat jika dilakukan dengan benar pasti ia akan menyelamatkan kita. Begitu pula dengan azan, barang siapa yang menyambut azan lalu berdo'a setelah azan dikumandangkan, maka orang tersebut dapat jaminan untuk mendapat syafaat nabi Muhammad SAW. “tambahnya.

Sesi terakhir, Ustadz Fadli memberikan kesempatan kepada seluruh jamaah yang hadir untuk melakukan tanya jawab terkait tema materi tausyiah. Usai berdiskusi, kegiatan diakhiri dengan do’a bersama yang dipimpin oleh Ustadz Fadli. (Humas Kanwil Kalsel, Foto : Jo’el, Teks : Yusika, ed : Eko)

WhatsApp Image 2021 06 17 at 08.38.37 3

WhatsApp Image 2021 06 17 at 08.38.37 3

WhatsApp Image 2021 06 17 at 08.38.37 3

WhatsApp Image 2021 06 17 at 08.38.37 3

WhatsApp Image 2021 06 17 at 08.38.37 3

WhatsApp Image 2021 06 17 at 08.38.37 3


Cetak   E-mail